Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gerak Cepat Pemko Padang: Memulihkan Harapan Warga Pascabencana




Padang - Pasca banjir dan longsor yang melanda Kota Padang, Pemerintah Kota tak tinggal diam. Fokus utama kini beralih pada pemulihan kesejahteraan warga. Melalui Dinas Sosial, Pemko Padang tengah mempercepat penyaluran berbagai bantuan krusial, mulai dari santunan bagi keluarga yang ditinggalkan hingga modal usaha bagi mereka yang terdampak.

Sebanyak 11 ahli waris dijadwalkan menerima santunan sebesar Rp15 juta per jiwa pada bulan ini. Namun, bantuan tidak berhenti di sana. Pemko juga memastikan ketersediaan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 374 KK yang kehilangan tempat tinggal.

"Data ini masih dinamis karena adanya banjir susulan pada awal Januari. Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewatkan," ungkap Ricky Januardi Alexander dari Dinas Sosial Kota Padang.

Hal yang menarik, bantuan kali ini juga menyasar sektor produktif. Para pelaku UMKM dan peternak yang kehilangan alat usahanya akan mendapatkan bantuan penguatan ekonomi. Inisiatif ini diharapkan menjadi "bahan bakar" baru bagi warga Padang untuk kembali mandiri dan membangun kembali roda ekonomi yang sempat terhenti akibat bencana.

Ringkasan Poin Penting (Data Teknis)

Jika Anda ingin membuat infografis atau ringkasan, berikut adalah datanya:

Santunan Kematian: Rp15.000.000 /jiwa (11 orang terdata).

Jaminan Hidup (Jadup): Rp10.000 /jiwa/hari selama 90 hari (Indeks awal).

Penerima Jadup: 374 KK (1.416 jiwa).

Target Pencairan: Januari 2026.

Program Tambahan: Bantuan modal usaha bagi UMKM & Peternak.

(SRP)