Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kemandirian Air RSUP Dr. M. Djamil: Langkah Nyata Menuju Layanan Kesehatan Tangguh Bencana

 
PADANG – Layanan kesehatan yang prima tidak hanya bergantung pada keahlian medis dan kelengkapan alat, tetapi juga pada ketangguhan infrastruktur dasarnya. Menyadari hal tersebut, RSUP Dr. M. Djamil Padang kini melangkah menuju kemandirian air bersih yang permanen dan tahan terhadap dinamika alam.

Pada Jumat (30/1), rumah sakit rujukan utama di Sumatera bagian tengah ini secara resmi memulai proyek pengeboran sumur dalam (deep well) sedalam 120 meter. Momen penting ini disaksikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah serta Wali Kota Padang Fadly Amran.

Solusi Permanen untuk Layanan Vital
 
Selama dua bulan terakhir, RSUP Dr. M. Djamil mengandalkan dukungan darurat 14 unit mobil tangki air per hari dari Kementerian PU. Proyek sumur dalam ini hadir sebagai solusi jangka panjang untuk menggantikan ketergantungan pada suplai manual tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pengerjaan fisik yang dimulai efektif pada Sabtu (31/1) ini ditargetkan rampung hanya dalam waktu sepuluh hari.

“Sumur ini diproyeksikan mampu menghasilkan debit air hingga 10 liter per detik. Dengan kapasitas tersebut, 90 persen kebutuhan air bersih rumah sakit akan terpenuhi secara mandiri,” ujar Menteri Dody.

Kualitas Air Standar Medis
 
Tidak sekadar kuantitas, aspek kualitas menjadi prioritas utama. Mengingat air bersih adalah instrumen vital untuk unit-unit kritis seperti:

Unit Hemodialisa (Cuci Darah)

Ruang Operasi (OK)

Sterilisasi Alat Medis (CSSD)

Kebutuhan Pasien dan Tenaga Medis

Pemerintah memastikan air dari kedalaman 120 meter ini akan melalui uji laboratorium ketat guna menjamin kualitas yang setara atau bahkan melampaui standar PDAM sebelum dialirkan ke jaringan utama rumah sakit.

Sinergi Pusat dan Daerah
 
Plh. Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), menyampaikan bahwa langkah ini memberikan ketenangan bagi pihak manajemen dalam memberikan layanan kepada masyarakat. "Air adalah urat nadi operasional kami. Dengan sumur dalam ini, keamanan pelayanan bagi masyarakat Sumatera Barat menjadi lebih terjamin," ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga tuntas. Menurutnya, sebagai rumah sakit rujukan, RSUP Dr. M. Djamil harus memiliki infrastruktur yang tangguh bencana.

“Ini adalah bukti nyata kehadiran negara. Kita ingin memastikan tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat pelayanan kesehatan warga,” tegas Andre.

Menuju Infrastruktur Modern
 
Selain pengeboran sumur, rencana pengembangan juga mencakup pengadaan pompa bertenaga surya (solar cell) dan pembangunan reservoar tambahan. Transformasi ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan RSUP Dr. M. Djamil sebagai institusi kesehatan yang mandiri, modern, dan siap menghadapi situasi darurat di masa depan.

Penulis: Sukra Rahmat Putra