Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Komitmen Nyata di Garis Depan: Akselerasi Pemulihan Sungai Air Dingin di Bawah Komando Naryo Widodo




PADANG – Kehadiran negara di tengah situasi pascabencana bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kerja nyata yang terukur. Hal ini ditegaskan kembali melalui kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat meninjau langsung proyek penanganan tanggap darurat di Sungai Air Dingin, Padang, pada Kamis (29/1/2026).

Kunjungan strategis ini menjadi momentum krusial bagi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang untuk menunjukkan performa terbaiknya. Di bawah kepemimpinan Naryo Widodo, S.T., M.T., instansi ini bergerak cepat mengonversi instruksi pusat menjadi aksi nyata di lapangan.

Target Presisi: Selesai dalam 90 Hari

Menjawab tantangan Menteri PU yang menekankan prinsip "tepat mutu dan tepat waktu," Kepala BWS Sumatera V Padang, Naryo Widodo, secara tegas menyatakan komitmennya. Target yang dipatok tidak main-main: seluruh penanganan darurat di Sungai Air Dingin harus rampung dalam waktu 3 bulan.

"Kami memahami urgensi perlindungan bagi masyarakat. Oleh karena itu, di bawah koordinasi teknis yang ketat, kami mengoptimalkan seluruh sumber daya agar pemulihan infrastruktur ini berjalan tanpa hambatan," ungkap Naryo Widodo di sela peninjauan tersebut.

Inovasi dan Pengamanan Infrastruktur

Kinerja BWS Sumatera V di bawah arahan Naryo Widodo tidak hanya fokus pada kecepatan, tetapi juga ketahanan infrastruktur jangka panjang. Peta jalan penanganan yang sedang dikebut meliputi:

Normalisasi Alur Sungai: Perbaikan sepanjang ±2,4 km untuk mengembalikan kapasitas debit air.

Perkuatan Tebing: Konstruksi sepanjang ±1,9 km guna mencegah erosi dan melindungi pemukiman warga.

Teknologi Pengendali Sedimen: Pembangunan sand pocket dan groundsill yang berfungsi sebagai pengamanan aliran serta meminimalisir ancaman banjir kiriman.

Langkah taktis ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Naryo Widodo, BWS Sumatera V Padang tidak hanya bekerja sebagai pelaksana teknis, tetapi sebagai pelindung masyarakat ( community protector ) yang responsif terhadap risiko bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.

Sinergi untuk Negeri
 
Menteri PU memberikan apresiasi atas rencana kerja yang telah disusun tim BWS Sumatera V. Dengan pengawasan langsung dari Naryo Widodo, diharapkan proyek ini menjadi standar baru dalam penanganan pascabencana di wilayah Sumatera: cepat, kokoh, dan bermanfaat langsung bagi stabilitas ekonomi serta keselamatan warga.

BWS Sumatera V Padang: Sigap Membangun Negeri, Mengelola Air untuk Rakyat.

Penulis: Sukra Rahmat Putra