Padang Sabet Sertifikat Adipura 2026: Bukti Nyata Kepemimpinan Hijau di Gerbang Barat Sumatra
JAKARTA – Di tengah khidmatnya bulan suci Ramadan, sebuah kabar membanggakan berembus dari ibu kota negara. Kota Padang kembali mengukuhkan eksistensinya di panggung nasional sebagai kota yang berkomitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Tak tanggung-tanggung, Kota Padang berhasil memboyong Sertifikat Adipura 2026, sebuah apresiasi tertinggi dalam bidang pengelolaan sampah di Indonesia pada tahun ini.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup kepada Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Gedung Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Rabu (25/2). Penyerahan ini menjadi momen krusial dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026.
Standar Ketat, Prestasi Hebat
Tahun 2026 mencatatkan sejarah baru dalam standar penilaian Adipura. Dengan mekanisme yang jauh lebih ketat melalui SK Menteri LHK Nomor 1418 Tahun 2025, banyak daerah harus berlapang dada. Namun, Padang justru tampil bersinar.
Dengan skor 71,44, Kota Padang sukses menduduki peringkat ke-8 nasional. Mengingat tahun ini tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang mampu menembus nilai 75 (ambang batas Piala Adipura), maka Sertifikat Adipura yang diraih Padang secara de facto menjadi kasta penghargaan tertinggi yang diberikan secara nasional.
"Alhamdulillah, kita meraih penghargaan tertinggi tahun ini. Ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Kota Padang," ujar Wali Kota Fadly Amran dengan nada syukur.
Satu-satunya "Raksasa" di Sumatera
Pencapaian ini kian istimewa karena Kota Padang menjadi satu-satunya Kota Besar di Pulau Sumatera yang berhasil membawa pulang penghargaan tersebut. Dari ratusan daerah di Indonesia, hanya segelintir yang mampu memenuhi standar emas KLH tahun ini—yakni 13 kota dan 22 kabupaten saja.
Indikator Penilaian Utama Bobot (%)
Kebersihan & Pengelolaan Sampah Fisik 50%
SDM & Ketersediaan Fasilitas 30%
Anggaran Pengelolaan Sampah & Pelibatan Masyarakat 20%
Menatap Masa Depan: Menuju Target Nol Sampah
Meski berada di puncak prestasi, Pemko Padang tidak lantas berpuas diri. Penghargaan ini justru menjadi lecutan semangat untuk menyelesaikan tantangan besar di depan mata.
Berdasarkan data terbaru, Pemko Padang fokus mengejar target nasional untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPA hingga di bawah 30% (saat ini masih di angka 73,25%). Selain itu, misi "Zero Waste" terus digalakkan untuk menghapus 1,06% sisa sampah yang masih tercecer di lingkungan.
Pencapaian Sertifikat Adipura 2026 ini bukan sekadar urusan piala atau sertifikat di atas kertas, melainkan bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan yang progresif, Kota Padang sedang bertransformasi menjadi kota yang lebih bersih, lebih sehat, dan lebih layak huni bagi generasi mendatang.
