Pasa Pabukoan 1447 Hijriah Resmi Dibuka, Kini Berlokasi di Jalan Gambir
Payakumbuh, SUMATERALINE — Pasa Pabukoan yang menjadi tradisi setiap bulan suci Ramadhan yang dihelat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam mengakomodir para pelaku usaha kuliner dalam satu titik area untuk berdagang menjelang waktu berbuka puasa.
Pada tahun 2026 atau bertepatan dengan 1447 Hijriah, terdapat perubahan lokasi pelaksanaan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya Pasa Pabukoan selalu digelar di Jalan Sutan Usman, maka tahun ini dipindahkan ke Jalan Gambir, tepatnya di area bekas Gedung Bioskop Karya.
Peresmian sekaligus peninjauan lokasi Pasa Pabukoan dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026 oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta yang didampingi Wakil Wali Kota Elzadaswarman serta Sekretaris Daerah Rida Ananda beserta jajaran terkait.
Disela peninjauan, Zulmaeta menyampaikan bahwa pemindahan lokasi dilakukan demi menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat, sekaligus menyesuaikan dengan kondisi terkini di pusat kota.
“Tahun ini kita memindahkan lokasi Pasa Pabukoan ke Jalan Gambir karena di Jalan Sutan Usman saat ini telah didirikan kios sementara bagi para pedagang korban kebakaran Pasar Utama Blok Barat. Pemerintah tentu memprioritaskan keberlangsungan usaha saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” ujar Zulmaeta.
Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil agar seluruh aktivitas perdagangan dapat berjalan tertib tanpa saling mengganggu.
“Kita ingin semua pedagang sama-sama mendapatkan ruang untuk berusaha. Dengan kondisi Jalan Sutan Usman yang saat ini difungsikan untuk relokasi sementara, maka Jalan Gambir menjadi alternatif terbaik agar Pasa Pabukoan tetap berjalan dengan baik dan lebih tertata,” tambahnya.
Zulmaeta juga menekankan bahwa Pasa Pabukoan bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Payakumbuh.
“Pasa Pabukoan ini bukan hanya tradisi Ramadhan, tetapi bentuk komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mendukung pelaku UMKM. Kami berharap para pedagang menjaga kebersihan dan ketertiban agar kegiatan ini memberi manfaat ekonomi yang maksimal bagi masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, kepala dinas koperasi dan UKM melalui kepala bidang pasar sampaikan jika dibandingkan tahun 2025, jumlah kios yang tersedia pada tahun ini mengalami pengurangan. Tercatat sebanyak 111 kios disiapkan untuk para pedagang.
“Dari jumlah tersebut, 91 pedagang telah mendaftar melalui bidang pasar pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh. Namun, pada hari pertama peresmian, baru 81 pedagang yang hadir untuk mengisi kios yang telah mereka pesan,” ungkap Khalid Zamri.
Adapun lahan yang digunakan untuk pelaksanaan Pasa Pabukoan tahun ini merupakan milik Ibu Eni. Pemerintah Kota Payakumbuh meminjam lahan tersebut selama bulan suci Ramadhan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut,” ujarnya.
Dengan adanya pemusatan lokasi ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap Pasa Pabukoan 1447 Hijriah dapat berjalan tertib, nyaman, serta memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kuliner dan masyarakat yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa. (MC)
