Spiritualitas dalam Pelayanan: RSUP Dr. M. Djamil Sambut Ramadan 1447 H dengan Hati yang Bersih
PADANG – Menjelang fajar Ramadan 1447 H yang kian dekat, RSUP Dr. M. Djamil Padang tidak hanya bersiap secara fasilitas medis, tetapi juga melakukan "rehabilitasi spiritual" bagi seluruh jajarannya. Melalui kegiatan wirid mingguan di Masjid As-Syifa pada Jumat (13/2), rumah sakit rujukan utama ini mempertegas komitmennya: Pelayanan kesehatan yang unggul lahir dari hati yang bersih dan bertaqwa.
Keselarasan Ibadah dan Kerja Nyata
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menekankan bahwa momentum Ramadan bukan sekadar ritual tahunan. Beliau menggarisbawahi sebuah filosofi penting bagi seluruh tenaga medis dan manajemen.
“Kualitas ibadah seseorang seharusnya berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien di rumah sakit,” tegas Dr. Dovy.
Bagi manajemen RSUP Dr. M. Djamil, semangat spiritual adalah energi positif. Dedikasi dalam merawat pasien dipandang sebagai manifestasi dari nilai-nilai ibadah, di mana ketulusan menjadi kunci utama dalam proses penyembuhan.
Menjaga Esensi, Melampaui Rasa Lapar
Menghadirkan Ustadz Kamrizal, Lc, MA sebagai penceramah, tausiyah kali ini menjadi pengingat bagi seluruh pegawai untuk menjaga kualitas puasa. Beliau mengingatkan agar puasa tidak sekadar menjadi kegiatan menahan haus dan lapar yang sia-sia. Fokus utama seorang muslim di RSUP Dr. M. Djamil adalah meraih derajat taqwa yang berimplikasi pada akhlak dalam melayani masyarakat.
Membersihkan Hati demi Pelayanan yang Tulus
Puncak acara ditutup dengan momen penuh haru. Jajaran direksi, tenaga medis, dan seluruh civitas hospitalia saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol pembersihan diri.
Dengan hati yang jernih dan jiwa yang tenang, RSUP Dr. M. Djamil siap menyongsong bulan suci Ramadan. Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi bagi rumah sakit untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien, karena melayani dengan hati adalah bagian dari ibadah.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
