Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sentuhan Humanis di Gerbang Minangkabau: Langkah Awal Ipda Wahid Mashadi Merajut Kedekatan di BIM




PADANG PARIAMAN – Mentari Selasa sore (10/3) mulai condong ke ufuk barat di kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas menuju pintu gerbang udara Sumatra Barat tersebut, sebuah pemandangan menyejukkan hadir memecah rutinitas. Bukan sekadar penjagaan ketat, melainkan senyum hangat yang terpancar dari jajaran personil kepolisian.

Ipda Wahid Mashadi, sosok yang baru saja mengemban amanah sebagai Kapolsek BIM, tidak menunggu waktu lama untuk membumi. Seolah ingin menegaskan bahwa seragam cokelat bukan sekadar simbol otoritas, ia turun langsung ke jalan. Bersama pengurus Bhayangkari Ranting BIM, sang perwira menyapa para pengendara bukan dengan peluit peringatan, melainkan dengan paket takjil yang menjadi penyambung tali silaturahmi di bulan suci Ramadan.

Menebar Kebaikan di Bulan Penuh Berkah

Kegiatan yang berlangsung di depan Mapolsek BIM ini bukan sekadar seremonial belaka. Bagi Ipda Wahid, momentum ini adalah langkah perdana untuk "mengetuk pintu hati" masyarakat. Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas, terutama mereka yang masih terjebak dalam perjalanan menjelang kumandang azan Magrib.

"Ramadan adalah ruang bagi kita untuk menumbuhkan empati. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli pada aspek sosial masyarakat," ujar Ipda Wahid Mashadi di sela-sela kegiatannya.

Sinergi Tanpa Jarak

Langkah Ipda Wahid ini mendapat apresiasi luas. Para pengendara tampak antusias menerima bingkisan berbuka tersebut. Antara petugas dan warga, jarak seolah pupus oleh semangat berbagi. Tak sedikit warga yang menyampaikan terima kasih atas perhatian spontan yang diberikan oleh jajaran Polsek BIM.

Bagi Ipda Wahid, keberhasilan tugas kepolisian di kawasan vital sekelas bandara sangat bergantung pada kedekatan emosional dengan masyarakat sekitar. Dengan dimulainya langkah persuasif dan humanis seperti ini, ia berharap sinergi antara kepolisian dan warga di wilayah hukum Polsek BIM akan semakin kokoh ke depannya.

Komitmen Kehadiran Polri

Aksi berbagi takjil ini hanyalah awal dari rangkaian program sosial yang direncanakan oleh Kapolsek BIM. Ipda Wahid menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan wajah Polri yang responsif dan solutif di tengah masyarakat.

Di bawah langit Padang Pariaman yang perlahan meredup menuju waktu berbuka, kegiatan tersebut berakhir dengan tertib. Namun, pesan yang ditinggalkan sangat jelas: di tangan Ipda Wahid Mashadi, Polsek BIM siap menjaga ketertiban dengan hati, dimulai dari sebungkus takjil dan segenggam kepedulian. 

Penulis: Sukra Rahmat Putra