Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Pauh, Wawako Padang Sampaikan Terima Kasih
PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyaksikan langsung prosesi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berlangsung di Kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kuranji Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, pada Kamis (28/5/2026). Sapi kurban jenis premium dari orang nomor satu di Indonesia tersebut diketahui memiliki bobot fantastis mencapai 964 kilogram.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian Presiden terhadap warganya, khususnya masyarakat di daerah yang sempat terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi kurban ini. Mudah-mudahan bantuan ini membawa manfaat, memperkuat semangat kebersamaan serta kepedulian sosial masyarakat,” ujar Maigus Nasir.
Di sela-sela kegiatan, Wakil Wali Kota juga membagikan perkembangan penting terkait penanganan pascabencana di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Padang saat ini tengah bergerak cepat menyiapkan lahan seluas kurang lebih 4,6 hektare di Kecamatan Pauh yang akan dialokasikan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi para korban bencana.
“Kami berharap dalam waktu dekat proses pengadaan tanah bisa selesai, sehingga kita bisa melakukan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat Kecamatan Pauh yang tertimpa musibah banjir bandang November 2025 lalu,” tambahnya.
Menutup penyampaiannya, Maigus Nasir mengajak seluruh elemen masyarakat Kecamatan Pauh untuk tetap tegar dan menjaga kekompakan dalam menghadapi fase pemulihan ini. Ia mengingatkan bahwa ujian kehidupan yang datang harus disikapi dengan bijak dan optimisme sebagai bentuk ketetapan dari Allah SWT.
Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Plh. Kepala Dinas Pertanian Ansoriudin, Plh. Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Pauh Yandri, unsur Forkopimca, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyaksikan jalannya penyembelihan.
