Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menabur Asa di Hari Bhayangkara: Sentuhan Hangat Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto untuk Lansia dan Anak Yatim



Bukittinggi, sumateraline.com - Hari itu, mentari di langit Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, terasa begitu teduh. Di koridor Panti Sosial Tresna Werdha IKHWANUS Shafa Hajjah Djusni, gurat-gurat usia senja para penghuninya seolah sesaat memudar berganti binar hangat. Kehadiran rombongan korps berbaju cokelat siang itu bukan untuk urusan formalitas penegakan hukum, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang mengetuk pintu-pintu hati.

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bukittinggi memilih merayakannya dengan cara yang paling membumi: mendekatkan jiwa pada mereka yang kerap luput dari hiruk-pikuk dunia.

Dipimpin langsung oleh Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si., langkah kaki jajaran kepolisian bersama Bhayangkari Cabang Kota Bukittinggi menyusuri sudut-sudut panti. Tidak sekadar menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan kebutuhan pokok, Kombes Pol Ruly tampak meluangkan waktu, merunduk takzim, mendengarkan untaian cerita dan doa dari para lansia yang bernaung di sana.

Bagi alumni Akademi Kepolisian ini, mengayomi bukan lagi sebatas slogan di atas kertas kerja

"Polri ada karena masyarakat, dan untuk masyarakat pulalah dedikasi ini kami tunjukkan. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran negara, khususnya Polresta Bukittinggi, dapat dirasakan langsung sebagai pelindung dan pemeluk hangat bagi seluruh lapisan warga," ungkap Kombes Pol Ruly dengan nada penuh ketulusan.

Suasana haru sekaligus penuh tawa ceria kian membuncah saat rombongan bergeser ke Panti Asuhan An-Nur. Di sana, anak-anak asuh menyambut kehadiran Kapolresta dan rombongan dengan tatapan mata yang berbinar penuh harap. Bingkisan kebutuhan sehari-hari yang dibagikan siang itu bukan sekadar materi penunjang hidup, melainkan pesan kuat bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian. Ada institusi Polri yang siap mengawal tumbuh kembang dan masa depan mereka dengan rasa aman.

Langkah humanis yang dinakhodai oleh Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto ini menjadi bukti nyata transisi Polri yang kian presisi dan sarat empati. Di balik ketegasan seragam yang dikenakan, mengalir komitmen tulus untuk merajut kembali tali silaturahmi, memperkuat hubungan harmonis, dan menyemai benih kemanfaatan yang berkelanjutan.

Ketika senja mulai turun di tanah Agam, rombongan Polresta Bukittinggi bergerak pulang. Namun, kebahagiaan, tawa anak-anak yatim, dan untaian doa dari para lansia di Canduang akan tetap tinggal, menjadi bahan bakar semangat bagi Polresta Bukittinggi untuk terus melayani, melindungi, dan mengayomi dengan sepenuh hati.

Penulis: Sukra Rahmat Putra