Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saat Ribuan Ahli Pernapasan Membidik Padang: Jalinan Geliat Ekonomi dan Misi Memerangi TB



PADANG – Kota Padang bersiap menyambut ribuan pakar kesehatan dari seluruh penjuru nusantara. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) secara resmi memilih Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ini sebagai tuan rumah Konferensi Kerja (Konker) ke-XVIII yang akan digelar pada 16–19 September 2026 mendatang.

Kepastian ini mengemuka dalam pertemuan audiensi antara jajaran pengurus PDPI Sumatera Barat dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran, di kediaman resmi VIP Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (2/6/2026). Pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, berlangsung hangat dan santai, namun tetap melahirkan komitmen-komitmen produktif demi kemajuan kota.

Ketua Panitia Acara Konker PDPI, dr. Oea Khairsyaf, yang hadir mendampingi Ketua PDPI Sumatera Barat, Dr. dr. Masrul Basar, memaparkan bahwa perhelatan akbar ini diproyeksikan akan membawa gelombang kunjungan yang masif ke Kota Padang.

"Sedikitnya 1.800 dokter spesialis paru dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan hadir. Jika dihitung bersama keluarga pendamping dan pihak sponsor, jumlah keseluruhan tamu diperkirakan mencapai 3.000 hingga 3.500 orang," ungkap dr. Oea.

Ia menambahkan, Konker XVIII tidak hanya melulu soal agenda ilmiah dan pameran kesehatan, tetapi juga akan dikemas dengan program wisata yang dirancang khusus untuk memperkenalkan pesona alam dan budaya Kota Padang kepada para peserta.

Mendengar hal tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan besar yang diberikan oleh pengurus pusat maupun daerah PDPI. Baginya, penunjukan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan peluang emas bagi gerak ekonomi daerah.

"Terima kasih telah menunjuk Kota Padang sebagai tuan rumah. Semoga kegiatan ini memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Kota Padang. Kami siap memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini," ujar Fadly Amran optimis.

Namun, di balik geliat ekonomi dan pariwisata yang dibawa oleh event nasional ini, Fadly juga menitipkan misi kemanusiaan yang krusial bagi masa depan warga Kota Padang. Momentum berkumpulnya para ahli pernapasan ini diharapkan menjadi pemantik penguatan kualitas pelayanan kesehatan lokal, khususnya dalam memerangi penyakit menular.

"Kami mengharapkan dukungan konkret dari PDPI untuk mengatasi persoalan kesehatan, khususnya penanganan Tuberkulosis (TB) di Kota Padang. Dengan kolaborasi ini, kita berharap upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat berjalan jauh lebih optimal," tegas Wali Kota.

Pemerintah Kota Padang bersama Dinas Kesehatan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan menyisir segala persiapan teknis, guna memastikan ribuan dokter spesialis paru se-Indonesia mendapatkan pengalaman berkesan selama berada di ranah Minang.

Penulis: Sukra Rahmat Putra