Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sinergi RSUP Dr. M. Djamil dan Pemko Padang: Menjawab Tantangan Pengangguran Lewat Investasi Kesehatan




PADANG — Gerbang perubahan besar bagi dunia kesehatan di Sumatera Barat resmi dibuka dari sebuah ruang diskusi di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (15/6). RSUP Dr. M. Djamil Padang kini tengah bersiap melompat lebih jauh, mentransformasikan diri menjadi pusat layanan medis yang tidak hanya modern, tetapi juga berdaya tampung kokoh demi menjawab tingginya denyut kebutuhan masyarakat.

Langkah strategis ini dimatangkan melalui Forum Konsultasi Publik dan Penyampaian Informasi Publik terkait Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta Environmental and Social Impact Assessment (ESIA). Sebuah babak awal yang krusial sebelum mega proyek bernilai triliunan rupiah ini benar-benar menyentuh bumi.

Menjawab Beban Overkapasitas dengan Investasi Rp1 Triliun

Di hadapan Wali Kota Padang, pimpinan OPD, perwakilan PT KAI, serta elemen masyarakat yang memadati ruangan, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, dr. Dovy Djanas, memaparkan fakta yang melatari urgensi pengembangan ini. Rumah sakit rujukan utama ini tengah menghadapi tekanan kapasitas yang luar biasa.

"Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit kami saat ini sudah hampir menyentuh angka 90 persen," ungkap Dovy Djanas.

Angka yang nyaris jenuh itu menjadi sinyal tak terbantahkan bahwa fasilitas yang ada sekarang harus segera ditingkatkan demi menjaga marwah pelayanan kesehatan yang prima. Berangkat dari realitas tersebut, di bawah kepemimpinan Dovy, RSUP Dr. M. Djamil berhasil mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Rumah sakit ini terpilih menjadi salah satu dari delapan fasilitas kesehatan di Indonesia yang berhak menerima pembiayaan dalam program pengembangan layanan kesehatan nasional.

Tidak tanggung-tanggung, dana segar sebesar Rp1 triliun siap dikucurkan untuk menyulap wajah infrastruktur RSUP Dr. M. Djamil.

"Kami mendapatkan pendanaan sekitar Rp1 triliun untuk pengembangan ini. Nantinya, ada dua gedung utama yang akan kami bangun, yaitu Central Medical Unit dan gedung ruang rawat inap baru," jelas Dovy optimis.

Sesuai dengan timeline matang yang telah disusun oleh manajemen, proyek monumental ini ditargetkan mulai meletakkan batu pertama dan berjalan pada pertengahan tahun 2027 mendatang. Sebuah lompatan yang diyakini Dovy akan memperluas benteng kualitas kesehatan di wilayah Sumatera Barat hingga meluas ke Sumatera bagian tengah.

Apresiasi dan Komitmen Penuh Pemerintah Kota

Kerja keras dr. Dovy Djanas dan jajaran manajemen RSUP Dr. M. Djamil dalam menjemput investasi kakap ini menuai pujian tinggi dari Wali Kota Padang, Fadly Amran. Bagi Fadly, apa yang diperjuangkan oleh RSUP Dr. M. Djamil bukan sekadar urusan membangun gedung rumah sakit, melainkan sebuah sumbangsih besar bagi perekonomian dan masa depan Kota Padang.

"Saat ini Kota Padang memang membutuhkan investasi yang terus mengalir seluas-luasnya untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satu tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita adalah tingkat pengangguran yang masih cukup tinggi," ujar Fadly Amran. Kehadiran proyek bernilai triliunan ini dipastikan akan ikut menggerakkan roda ekonomi lokal dan menyerap tenaga kerja.

Fadly juga menegaskan bahwa visi RSUP Dr. M. Djamil ini berjalan seirama dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Padang periode 2025–2045, yang membidik Padang sebagai kota perdagangan dan jasa, sekaligus mewujudkan konsep smart city dan healthy city (kota pintar dan kota sehat).

Sinergi untuk Manfaat yang Lebih Luas

Menanggapi dukungan penuh dari pemerintah daerah, dr. Dovy Djanas menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin erat. Baginya, restu dari pemerintah kota dan keterlibatan aktif masyarakat sekitar adalah bahan bakar utama untuk menyukseskan pembangunan ini.

"Pengembangan rumah sakit ini murni bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat dan wilayah Sumatera bagian tengah, sehingga mampu memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat dan Kota Padang," pungkas Dovy menutup pemaparannya.

Pertemuan hari itu bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan sebuah kesepakatan kolektif. Di bawah nakhoda dr. Dovy Djanas, RSUP Dr. M. Djamil sedang melangkah pasti menuju era baru: menjadi fasilitas medis modern yang humanis, ramah lingkungan, dan siap menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera.

Penulis: Sukra Rahmat Putra