Ubah Donor Darah Jadi Gaya Hidup, RSUP Dr. M. Djamil Sukses Jaring Ratusan Warga Padang
PADANG – RSUP Dr. M. Djamil Padang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menggalang kepedulian sosial di Sumatera Barat. Bertepatan dengan momentum World Blood Donor Day (Hari Donor Darah Sedunia), rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini melalui Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPDRS) sukses menyelenggarakan aksi kemanusiaan berskala besar di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Padang, Minggu (14/6).
Aksi sosial yang berpusat di kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang ini ditinjau langsung oleh Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K). Kehadiran jajaran manajemen senior ini menjadi bentuk jaminan moril untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari penapisan (screening) kesehatan hingga pengambilan darah, berjalan dengan standar keamanan medis yang ketat dan efisien.
Seasik pagi hari, antusiasme warga Kota Padang terlihat luar biasa. Ratusan masyarakat yang tengah berolahraga maupun yang sengaja datang, tampak memadati area penyeleksian. Selain aksi donor darah massal, panitia juga menyediakan fasilitas pemeriksaan gula darah gratis serta edukasi kesehatan interaktif mengenai urgensi donor darah bagi stabilitas ketahanan medis daerah.
Tantangan Kebutuhan Darah dan Peran Strategis UPDRS
Kepala UPDRS RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Zelly Dia Rofinda, Sp.PK, Subsp.B.D.K.T(K), Subsp.H.K(K), menjelaskan bahwa sebagai pusat rujukan utama di Sumatera Barat, pemenuhan kebutuhan stok darah merupakan tantangan konstan yang memerlukan sinergi multidimensi bersama masyarakat.
"Setetes darah yang disumbangkan secara sukarela bukan sekadar bantuan logistik medis, melainkan nyawa bagi pasien yang tengah berjuang. Di sinilah UPDRS memegang peran vital untuk memastikan setiap kantong darah yang masuk melewati proses skrining infeksi menular yang ketat, higienis, serta siap didistribusikan secara cepat ke ruang operasi dan perawatan intensif," ujar Dr. dr. Zelly.
Manfaat Ganda Donor Darah
Dalam edukasinya, Dr. dr. Zelly memaparkan bahwa donor darah memiliki korelasi positif yang bersifat timbal balik (simbiosis) antara penerima manfaat dan pendonor:
Bagi Pasien (Resipien): Menjadi komponen krusial dalam prosedur operasi kompleks, penanganan kondisi medis darurat (trauma/kecelakaan), serta penunjang hidup jangka panjang pada terapi penyakit kronis.
Bagi Pendonor: Membantu menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung), merangsang regenerasi sel darah baru secara berkala, serta menjadi sarana deteksi dini (screening kesehatan gratis) terhadap potensi penyakit tertentu sebelum proses pengambilan darah.
Mengikis Stigma dan Mengapresiasi Masyarakat
Pihak RSUP Dr. M. Djamil juga berupaya mengikis stigma negatif dan ketakutan emosional yang kerap dirasakan oleh pendonor pemula, seperti ketakutan pada jarum suntik atau kekhawatiran tubuh menjadi lemas. Proses donor darah di UPDRS dipastikan aman karena ditangani sepenuhnya oleh tenaga medis kompeten yang didukung peralatan modern yang higienis. Manajemen merekomendasikan donor darah sebagai agenda gaya hidup sehat rutin setiap dua hingga tiga bulan sekali.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap tingginya kepedulian sosial warga Sumatra Barat yang rela meluangkan waktu liburnya demi kemanusiaan, penyelenggara menyediakan paket pengganti nutrisi yang dirancang khusus untuk mempercepat pemulihan fisik pendonor. Tidak hanya itu, bingkisan doorprize menarik juga disiapkan bagi 70 pendonor pertama yang berhasil melakukan donor darah.
Melalui kesuksesan agenda ini, manajemen RSUP Dr. M. Djamil berharap kegiatan donor darah sukarela mampu bertransformasi dari sekadar aksi momentum hari besar menjadi sebuah gaya hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, demi terjaminnya ketersediaan stok darah yang aman, berkualitas, dan selalu siap sedia di UPDRS RSUP Dr. M. Djamil.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
