Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

M Djamil Perkuat Tata Kelola Lewat Exit Meeting Audit Kinerja Layanan


Padang - RS M. Djamil terus berupaya memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel melalui berbagai upaya peningkatan kinerja. Salah satu langkah tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan exit meeting audit kinerja layanan yang menjadi bagian dari proses evaluasi untuk memastikan penyelenggaraan layanan kesehatan berjalan sesuai dengan standar, regulasi, serta prinsip tata kelola yang baik.

Pada Rabu (8/7), rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan RI tersebut bersama Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI menggelar exit meeting audit kinerja layanan di Ruang Rapat Direksi RS M. Djamil. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian audit yang telah dilaksanakan selama beberapa waktu terakhir dengan tujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan layanan di rumah sakit.

Exit meeting dihadiri oleh jajaran direksi, manajemen, kepala instalasi, kepala bagian, serta tim auditor dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Dalam pertemuan tersebut, tim auditor menyampaikan hasil sementara audit, berbagai temuan, rekomendasi perbaikan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, efisiensi pengelolaan sumber daya, dan penguatan sistem pengendalian internal di lingkungan rumah sakit.

Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua mengatakan audit merupakan bagian penting dalam upaya membangun budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Setiap rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Audit ini bukan semata-mata untuk mencari kekurangan, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem yang telah berjalan. Masukan dan rekomendasi dari Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI menjadi bekal yang sangat berharga dalam memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” kata Dovy.

Ia menjelaskan sebagai rumah sakit rujukan nasional, RS M. Djamil memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, efektif, dan berorientasi kepada kebutuhan pasien. Karena itu, berbagai proses evaluasi dan pengawasan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh unit kerja sehingga hasil audit ini benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Dovy menambahkan keberhasilan sebuah rumah sakit tidak hanya diukur dari capaian layanan medis, tetapi juga dari kualitas tata kelola, pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta kemampuan organisasi dalam melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Melalui pelaksanaan exit meeting tersebut, kami berharap seluruh hasil audit dapat menjadi acuan dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi. Sinergi antara rumah sakit dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI juga diharapkan terus terjalin dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” harap Dirut.(*)