Maksimalkan Portal Perlinsos, Kelurahan Air Pacah Terapkan Layanan Jemput Bola
PADANG – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat digitalisasi pendataan penerima bantuan sosial agar lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran. Salah satu langkah konkretnya terlihat di Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, yang membuka layanan fasilitasi pendaftaran Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di kantor kelurahan setempat pada Jumat (17/7/2026).
Digitalisasi melalui Portal Perlinsos ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi potensi data ganda serta mempercepat verifikasi calon penerima bantuan. Melalui platform yang diakses di laman resmi https://perlinsos.kemensos.go.id, masyarakat sebenarnya bisa mendaftar atau memperbarui data secara mandiri.
Namun, untuk memastikan layanan tetap menyentuh seluruh lapisan masyarakat, Dinas Sosial mengoptimalkan strategi jemput bola. Strategi ini menggerakkan jaringan agen resmi yang terdiri dari petugas kelurahan, pengurus RW, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga petugas kesejahteraan sosial.
Sekretaris Kelurahan Air Pacah, Maria Susanti, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program ini. Pihaknya memperluas sosialisasi dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
"Kami senantiasa mendukung program pelayanan Perlinsos ini. Di Air Pacah, kami memaksimalkan sosialisasi kepada RT, RW, serta melibatkan pengurus masjid sebagai agen untuk membantu mendaftarkan warga yang membutuhkan," ujar Maria.
Selain pelayanan di kantor, Kelurahan Air Pacah memberikan perhatian khusus bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik atau mobilitas. Petugas secara aktif mendatangi langsung rumah warga yang sakit agar mereka tetap mendapatkan hak akses layanan.
"Bagi warga yang sakit atau tidak dapat berjalan, kami berupaya mengunjungi rumah mereka. Beberapa warga sudah kami datangi dan ke depan layanan ini akan terus kami perluas agar semakin banyak masyarakat yang terlayani," tambah Maria.
Menurut Maria, antusiasme warga Air Pacah terhadap program ini sangat tinggi. Sebagian besar masyarakat sangat membutuhkan akses ke program bantuan sosial seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan PKH untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga serta menunjang pendidikan anak-anak mereka.
Melalui perpaduan layanan di kantor kelurahan dan aksi jemput bola ini, Pemerintah Kota Padang berharap seluruh masyarakat yang berhak menerima bantuan dapat terdata dengan akurat. Langkah ini diharapkan membuat penyaluran program kesejahteraan ke depan menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan berkeadilan.(SRP)
