Musnag Nagari Tabek Dalam Penyusunan RKP 2027 dan DU-RKP 2028.
Tanah Datar - Sumateraline. Com ( 6 Juli 2026 )
Musyawarah Nagari ( Musnag) Dalam rangka Penyusunan RKP Tahun Anggaran 2027 dan DU-RKP untuk tahun 2028 di Balerong Sari Tabek Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, Senin (6/7/2026)
Ketua BPRN Nagari Tabek Drs. Mushardi, MM, mengatakan,
fokus dulu yang diamanahkan apa untuk 2027 akan tetapi harus sejalan dengan fisi Wali Nagari, samakan presepsi saat diskusi tentang RKP dan DU-RKP aturan main tahun 2025-2026 sama, artinya kita fokus ke delapan yang akan dilaksanakan di 2027, harus sejalan dengan fisi dan misi wali Nagari, kadang-kadang ini terlupakan.
"Musnag adalah keputusan tinggi yang akan dilaksanakan oleh pemerintahan Nagari, terutama Wali Nagari, BPRN dan perangkatnya, sehingga hasil Musnag nanti difinalkan oleh tim verifikasi, "kata Ketua BPRN Drs. Mushardi.
Sementara itu, Wali Nagari Tabek Rispel Murni Nurdin memaparkan, untuk tahun 2027, di tahun 2026 seluruh Wali Nagari yang berada di seluruh Indonesia semua kepala Desa ditingka terbawah merasakan dampak dari efisiensi, ditambah lagi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ( KDMP )
Dana Desa dari 880 juta sudah dipotong oleh KDMP dari pusat sebanyak 500 juta lebih dan siksa yang masuk ke APB atau rekening Nagari itu lebih kurang 321 juta, dana yang masuk 321 lebih ini sudah ditetapkan pengunaan nya, fokus untuk delapan kegiatan dana Desa 2026.
Tersisa untuk melaksanakan fisik maupun non-fisik itu lebih kurang 50 juta, tadi sudah disinggung oleh Ketua BPRN dana yang 50 juta inilah yang akan kita gunakan untuk 2027, baik itu untuk pemberdayaan atau fisik itulah yang kita alami. Untuk dana Desa yang masuk ke rekening Nagari.
"Setiap tahun ada perubahan, kami tidak menyadari, 2026 ini dana dipotong untuk KDMP pelaksanaannya harus berdiri sebuah Geray, kita tidak punya tanah seperti yang diharapkan, pertama tanah diminta 1000 meter kemudian banyak Nagari tidak siap, tidak mempunyai tanah, kemudian turun menjadi 600 meter, namun dana tetap tidak disalurkan ke Nagari, harapan kita dibalik ini kepada perantau maupun ke masyarakat kalau ada tanah yang bisa kita berikan, "ujar Wali Nagari Tabek Rispel Murni Nurdin.
Arahan Camat Pariangan A. H Mirza Azis, S. Sos mengatakan.
kita melihat kondisi APB Nagari dari tahun 2024-2025 bahkan 2026 terjadi menurun, 2024 ke 2025 78 juta tentu berkurang dana tranfer dari Kabupaten untuk Nagari ADN dari 2024 ke 2025 berkurang, begitu juga 2025 ke 2026 menurun, dana Desa dari 2024 ke 2025 itu tetap tidak ada pengurangan namun di 2025 ke 2026 tajam sekali turunnya, biasa 880 juta sekarang tinggal 321 juta, dari enam Nagari yang ada di tempat kita ini semuanya dipotong seperti itu, rata-rata 70% dana Desa yang dari APBN.
Khusus untuk Nagari Sungai Jambu meskipun dananya dipotong Koperasi Desa nya sudah berdiri, walupun dananya dikutanhi oleh pemerintah pusat KDMP sudah selesai, artinya pemotongan itu sudah di manfaatkan nya di Nagari Sungai Jambu, jadi kalau kita di Nagari Tabek bisa menyiapkan tanah bisa juga kembali dana itu ke Nagari kita melalui KDMP.
"Kita beberapa hari yang lalu melaksanakan agenda, yaitu MTQ Nasional ke 43 tingkat Kabupaten, walaupun Nagari Tabek bertahan di peringkat 7 alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses. Untuk itu saya sebagai Camat Pariangan mengucapkan terimakasih kepada seluruh unsur yang mendukung kegiatan MTQ," Ucap Camat Pariangan A. H Mirza Azis.
Hadir saat Musnag Nagari, Forkopinca, Camat Pariangan A. H Mirza Azis, S. Sos, Polsek diwakili Bhabinkamtibmas Koramil diwakili Babinsa, OPD terkait, Sekretaris Kesbangpol Zul Doni, Dinas Naker, Dishub, P3MD Kacamata, perwakilan dari Nagari Sawah Tangah, Mahasiswa UIN M Yunus Batusangkar, KAN, Ninik Mamak, Bundo Kanduang dan Undangan lainnya. (007)