Perkuat Budaya Keselamatan, RS M. Djamil Sambut Inspeksi Keselamatan Radiasi dari Bapeten
PADANG – RS M. Djamil Padang terus memperkokoh komitmennya dalam menjamin keselamatan pasien, tenaga kesehatan, masyarakat, dan lingkungan. Langkah nyata ini dibuktikan melalui penerimaan kunjungan tim inspeksi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (6/7) hingga Selasa (7/7).
Agenda yang berpusat di Ruang Rapat Direksi ini dilaksanakan dalam rangka inspeksi keselamatan radiasi serta pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion (SRP) di seluruh lingkungan rumah sakit. Melalui langkah ini, RS M. Djamil memastikan seluruh teknologi radiasi yang operasional telah memenuhi regulasi perundang-undangan sekaligus menerapkan proteksi radiasi secara optimal.
Evaluasi Menyeluruh di Lima Bidang Utama
Selama dua hari berturut-turut, Tim Inspektur Bapeten melakukan peninjauan mendalam yang meliputi pemeriksaan dokumen, fasilitas, kelaikan peralatan, hingga implementasi prosedur operasional di lapangan.
Inspektur Utama Bapeten sekaligus Ketua Tim Inspeksi, Zulkarnain, ST, MT, memaparkan bahwa ada lima bidang pemanfaatan sumber radiasi di RS M. Djamil yang menjadi fokus evaluasi menyeluruh:
Radiologi Diagnostik dan Intervensional
Radioterapi
Kedokteran Nuklir
Irradiator
Unjuk Kerja Sistem
"Inspeksi ini bertujuan menjamin keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan sumber radiasi pengion. Kami ingin memastikan seluruh persyaratan teknis maupun administratif telah dipenuhi, sehingga teknologi ini memberikan manfaat optimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan pekerja, pasien, masyarakat, dan lingkungan," ujar Zulkarnain.
Dalam bertugas, Zulkarnain didampingi oleh dua Inspektur Muda Bapeten, Puji Hastuti, SST, MKKK dan Ida Bagus Gede Putra Pratama, S.Si., M.Sc., yang mengawal ketat proses verifikasi teknis.
Menjaga Mutu Layanan sebagai Rujukan Nasional
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pembinaan berkala yang dilakukan oleh Bapeten. Menurutnya, evaluasi objektif ini sangat krusial bagi tata kelola rumah sakit.
“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Sebagai rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan RI dan pusat rujukan nasional untuk wilayah Sumatera, RS M. Djamil senantiasa mengedepankan budaya keselamatan di setiap lini—termasuk pada layanan radiologi, radioterapi, dan kedokteran nuklir yang menggunakan teknologi modern,” tegas Dr. Dovy.
Ia menambahkan bahwa manajemen berkomitmen penuh untuk memenuhi seluruh regulasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) agar pelayanan rumah sakit semakin aman, berkualitas, dan tepercaya.
Dalam menyambut tim inspeksi, Dr. Dovy didampingi oleh jajaran direksi lengkap, antara lain:
Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) (Direktur Medik dan Keperawatan)
dr. Maliana, M.Kes (Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian)
Luhur Joko Prasetyo (Direktur Perencanaan dan Keuangan)
Bidik Anugerah Kompeten Bapeten
Di akhir peninjauan, Zulkarnain menyebutkan bahwa hasil dari inspeksi ini akan menjadi dasar pembinaan berkelanjutan bagi fasilitas kesehatan. Bapeten juga membuka peluang apresiasi bagi instansi yang patuh.
"Setiap tahun kami memberikan Anugerah Kompeten kepada fasilitas yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan radiasi. Kami berharap RS M. Djamil dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas penerapannya agar pelayanan kepada masyarakat semakin aman dan profesional," tutup Zulkarnain.(SRP)
