Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sinergi di Tanah Leluhur: Langkah AKBP Riyana Merajut Kamtibmas Bersama Tokoh Masyarakat




PADANG PARIAMAN – Riuh angin pesisir pantai Padang Pariaman membawa tantangan tersendiri bagi penegakan hukum di wilayah hukum Polres Padang Pariaman. Di balik dinamika sosial, adat yang kental, dan luasnya wilayah geografis, kini berdiri seorang srikandi bhayangkara di garis depan komando. AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K., resmi mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Padang Pariaman.

Kehadirannya bukan sekadar pengisi transisi kepemimpinan, melainkan sebuah simbol dedikasi, profesionalisme, dan pendekatan baru yang mengombinasikan ketegasan hukum dengan kelembutan komunikasi humanis.

Jejak Langkah Sang Srikandi Bhayangkara

Menilik rekam jejaknya, AKBP Riyana Purwasari bukanlah nama baru dalam peta prestasi Korps Bhayangkara. Berbekal kombinasi gelar magister dan pengalaman lapangan yang matang, ia merupakan lulusan yang menuntaskan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) serta menyandang gelar M.I.K. (Magister Ilmu Kepolisian).

Sebelum dipercaya memimpin sementara di Padang Pariaman, ia telah menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar). Salah satu jabatan penting yang diemban sebelumnya adalah Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumbar. Pengalaman di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan ini menempa kemampuannya dalam hal akuntabilitas data, transparansi pelayanan publik, dan pemahaman mendalam terhadap regulasi hukum lalu lintas.

"Kepemimpinan di era modern bukan lagi soal siapa yang paling ditakuti, melainkan siapa yang paling mampu mendengar, merangkul, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat."
 Prinsip Pelayanan Prima Polri

Strategi Kamtibmas: Sinergi Adat dan Hukum Positif

Padang Pariaman adalah wilayah yang kental dengan filosofi "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah". Memahami hal tersebut, AKBP Riyana Purwasari langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi internal dan eksternal.

Di bawah komandonya, Polres Padang Pariaman berfokus pada beberapa pilar utama:

Pendekatan Humanis & Proaktif: Mengedepankan fungsi Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak untuk mendeteksi potensi konflik sosial sejak dini.

Sinergitas Tiga Pilar: Memperkuat hubungan emosional dan kerja sama antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah (Pemkab Padang Pariaman).

Kemitraan dengan Tokoh Adat (Tungku Tigo Sajarangan): Merangkul niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai guna menyelesaikan dinamika sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan restorative justice (keadilan restoratif) jika memungkinkan.

Menatap Masa Depan Padang Pariaman yang Aman

Sebagai Plt. Kapolres, tantangan yang dihadapi AKBP Riyana tidaklah ringan. Mulai dari pengamanan agenda pembangunan daerah, mitigasi bencana alam di wilayah rawan, hingga pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) seperti judi, narkoba, dan aksi kriminalitas jalanan.

Namun, dengan komitmen kerja ikhlas dan respons cepat terhadap setiap aduan masyarakat, ia membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan di tubuh Polri mampu membawa warna baru yang menyejukkan sekaligus tetap disegani. Kehadiran AKBP Riyana Purwasari adalah jaminan bahwa pelayanan publik Polres Padang Pariaman tetap berjalan di jalur terbaiknya: Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Di bawah asuhannya, Ranah Piaman diharapkan tidak hanya sekadar aman secara statistik, tetapi masyarakatnya benar-benar merasakan kehadiran negara dan penegak hukum yang mengayomi di setiap sudut nagari.

Penulis: Sukra Rahmat Putra