Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wali Nagari Daffri Yandi : untuk pembagian BLT itu hasil dari keputusan musyawarah

Tanah Datar-Sumateralime. Com ( 9 Juli 2026 ) 

Musyawarah Nagari (Musnag)  penyusunan Rencana Kerja Pemerintah ( RKP ) tahun anggaran 2027 dan Daftar Usulan Kerja Pemerintah ( DU-RKP ) tahun 2028, yang di helat di Sekolah Madrasah Diniah Takmiliyah ( MDTA) Nagari Sawah Tangah Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, Kamis ( 9/7/2026 ) 
Ketua BPRN saat membuka Musnag Nagari Hilmayanti memaparkan, RPJM perubahan  terkai dengan kegiatan Wali Nagari, adapun usulan usulan dapat disampaikan setelah diskusi kelompok, dimasukkan dalam  RKP tahun 2027 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah DU-RKP  tahun 2028.

"Ada beberapa usulan yang diterima yaitu diantaranya  : pertama perbaikan irigasi yang terdampak bencana, perbaikan jalan gudam atau jalan setapak, Bank Sampah, pembagunan Posyandu, pelatihan UMKM dan pelayanan di Kantor Wali Nagari yang harus ditingkatkan, pencegahan pencurian hasil perkebunan masyarakat, "kata Ketua BPRN Hilmayanti. 

Wali Nagari Sawah Tangah Daffri Yandi, S.Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan ada isu berkembang terkait BLT ini beredar dimana-mana, perlu saya sampaikan, masyarakat yang menerima BLT, hasil dari keputusan musyawarah, kalau dibilang susah mungkin banyak yang lebih susah, tapi itu yang menentukan hasil keputusan bersama. 

Mungkin masyarakat tidak tau alur pengunaan dana Desa yang diterima setiap tahun Itu, awal mulanya untuk BLT itu poinnya namanya penanganan kemiskinan ekstrem, kemudian 58,3 persen wajib dianggarkan untuk Koperasi Desa/Kelurahan  Merah Putih (KDMP) jadi dana itu di pemotongan dari diatas untuk KDMP,  belum sampai lagi ke rekening nagari sudah dipotong lansung. 

"Jadi untuk pendirian KDMP di Nagari Sawah tangah, perlu saya sampaikan, untuk KDMP kita dituntut mencari lokasi tanah, yang pertama milik Desa atau milik wali nagari, pemerintah Nagari ada tidak tanahnya, kebetulan kita tidak punya, kemudian adakah aset Pemda atau milik Provinsi yang tidak terpakai, yang akan diusulkan dijadikan KDMP, " Ucap Wali Nagari Sawah Tangah Daffri Yandi. 

Di sambutan Camat, diwakil Kasubag umum dan kepegawaian Sri Noviana menyampaikan, seperti yang kita ketahui dana tranfer dari Kabupaten untuk Nagari berkurang, begitu juga 2025 ke 2026 tajam sekali turunnya, semuanya dipotong rata-rata 70% dana Desa yang dari APBN. 

"Tapi akibat dari pemotongan ini ada beberapa Nagari yang kembali dana itu ke Nagari, karena KDMP selesai dibangun, seperti Nagari Sungai Jambu meskipun dananya dipotong, Koperasi Desanya sudah berdiri, pemotongan itu sudah bisa di manfaatkan masyarakat kembali di Nagari Sungai Jambu," Ujar Sri Noviana mewakili Camat. 

Perlu saya sampaikan hari ini, beberapa hari yang lalu kita
Sudah melaksanakan agenda di  Kecamatan Pariangan, yaitu MTQ Nasional ke 43 tingkat Kabupaten Tanah Datar, alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses. "Untuk itu saya ucapkan terimakasih kepada seluruh donatur dan semua unsur yang telah mendukung kegiatan MTQ," Ucap Camat Pariangan A. H Mirza Azis yang diwakili Sri Noviana. (007)