Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Festival Kota Tua Padang 2026 Resmi Dibuka, Sajikan Kejuaraan Barongsai Internasional hingga Penguatan Ekosistem Pariwisata



PADANG — Suasana kemeriahan dan keberagaman budaya mewarnai pembukaan Festival Kota Tua 2026 yang berlangsung di GOR Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Sabtu (15/8/2026) malam. Gelaran tahunan yang berlangsung hingga 23 Agustus mendatang ini tidak hanya menjadi panggung akulturasi budaya, melainkan juga wadah penggerak ekonomi kreatif lokal.

Event yang diusung oleh HTT Pusat Padang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat ini menyajikan beragam agenda, mulai dari pertunjukan seni multietnis, promosi kuliner, hingga aksi kemanusiaan berupa donor darah. Istimewanya, festival tahun ini menghadirkan magnet baru melalui Kejuaraan Barongsai Internasional Piala Gubernur Sumbar yang diikuti oleh atlet dari tujuh negara, termasuk Amerika Serikat, Malaysia, China, Prancis, Australia, Vietnam, dan Hong Kong.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan event ini sebagai etalase keberagaman yang memperkuat daya tarik pariwisata Kota Padang menuju Kota Gastronomi Dunia.

“Tanpa seni, budaya, dan tradisi, Kota Padang akan kehilangan rasa dan identitas. Festival Kota Tua hadir sangat tepat untuk menopang visi Padang menuju kota gastronomi dunia melalui konsep Taste of Padang Experience,” ujar Fadly.

Ia juga menargetkan agar pelaksanaan Festival Kota Tua di tahun mendatang dapat dikolaborasikan langsung dengan rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-358 guna memperluas dampak ekonomi dan pariwisata.

Sementara itu, Wakil Ketua HTT Pusat Padang yang juga Anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman, menjelaskan bahwa filosofi “Urang Padang Jalan Barampek” tetap menjadi fondasi utama penyelenggaraan festival.

“Filosfi ini merawat keberagaman empat etnis historis di Padang—Minangkabau, Tionghoa, Nias, dan India. Keterlibatan lintas komunitas menjadi kunci penting untuk merawat sejarah, meramaikan kawasan Kota Tua, sekaligus mempererat kebersamaan warga,” ungkap Albert.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ketua Umum PB Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Edy Kusuma, unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, serta jajaran pimpinan OPD dari Pemprov Sumbar maupun Pemko Padang.(SRP)