Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membangun Kolaborasi, Menguatkan Penglihatan Negeri: Komitmen RSUP Dr. M. Djamil Majukan Layanan Kesehatan Mata di Sumatera Barat


Dokumentasi istimewa 

PADANG — Kesehatan mata adalah jendela kualitas hidup masyarakat. Menyadari hal tersebut, RSUP Dr. M. Djamil Padang terus menegaskan langkahnya sebagai pilar utama pelayanan rujukan kesehatan di Sumatera Barat. Tidak bergerak sendirian, rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan ini aktif merajut sinergi inter-institusi guna memastikan standar pelayanan medis terbaik dapat dijangkau masyarakat di daerahnya sendiri.

Komitmen kuat tersebut kembali dibuktikan pada Sabtu (15/8). RSUP Dr. M. Djamil hadir memberikan dukungan penuh pada perhelatan Pelatihan Wetlab, Pendampingan Operasi, dan Bakti Sosial Katarak yang digelar di RS Mata Sumatera Barat. Agenda besar ini diinisiasi oleh RS Mata Cicendo Bandung bekerjasama dengan RS Mata Sumatera Barat sebagai bagian dari program pengampuan layanan kesehatan mata nasional.

Kehadiran jajaran pimpinan RSUP Dr. M. Djamil dalam perhelatan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap akselerasi kapasitas medis di kawasan barat Indonesia.

Sinergi Para Pemimpin Layanan Kesehatan

Dalam momentum strategis ini, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, hadir langsung memberi penguatan moral sekaligus berdiskusi hangat dengan Direktur Utama RS Mata Cicendo Bandung, Dr. dr. Antonia Kartika, Sp.M(K), M.Kes, yang didampingi oleh Direktur RS Mata Sumatera Barat, Ns. Beniara Asmus, S.Kep, M.Kes.

Pertemuan antar-pimpinan lembaga kesehatan ini menjadi ruang krusial dalam memetakan arah pengembangan ekosistem pelayanan mata. Diskusi terfokus pada penguatan jejaring rumah sakit, transfer pengetahuan, hingga skema pengampuan berkesinambungan agar rujukan kasus-kasus kompleks medis dapat ditangani secara optimal dan mandiri di tingkat regional.

“Kami di RSUP Dr. M. Djamil meyakini bahwa penguatan layanan kesehatan modern tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan pengampuan adalah kunci utama untuk memastikan transfer kompetensi berjalan berkesinambungan. Pada akhirnya, masyarakatlah yang memetik manfaat dari pelayanan yang semakin aman dan bermutu di wilayahnya sendiri,” penjelas Dr. dr. Dovy Djanas di sela-sela kegiatan.

Mentransformasi Layanan dan Keselamatan Pasien

Pelatihan yang melibatkan para dokter spesialis mata dan perawat medis ini dirancang untuk mengasah keterketerampilan teknis (wetlab) sekaligus pendampingan tindakan operasi secara langsung. Bagi RSUP Dr. M. Djamil, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan adopsi teknologi kesehatan adalah fondasi yang tidak bisa ditawar.

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat, RSUP Dr. M. Djamil memandang bahwa proses pengampuan yang ideal melebihi sekadar transfer teknologi atau teknik bedah.

“Pengampuan tidak hanya berbicara tentang transfer kemampuan teknis, tetapi juga membangun budaya kolaborasi, komunikasi, serta budaya keselamatan pasien (patient safety) secara berkelanjutan. Yang kita bangun adalah standar mutu yang kokoh,” tegas Dovy.

Harapan Baru bagi Masyarakat Sumatera Barat

Melalui dukungan aktif pada kegiatan pengampuan dan bakti sosial ini, RSUP Dr. M. Djamil menegaskan posisinya tidak hanya sebagai penyedia layanan medis tingkat lanjut, tetapi juga sebagai motor penggerak jejaring kesehatan (health network builder) di Sumatera Barat.

Langkah sinergis bersama RS Mata Cicendo dan RS Mata Sumatera Barat ini diharapkan mampu memangkas jarak pelayanan, sehingga masyarakat yang membutuhkan penanganan mata medis berkualitas tinggi tidak lagi harus menempuh rujukan jauh ke luar daerah.

Dengan terjalinnya ekosistem kesehatan yang saling terhubung dan menguatkan, RSUP Dr. M. Djamil terus melangkah pasti: membawa cahaya harapan yang lebih terang bagi penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Sumatera Barat. (SRP)