Pembangunan Irigasi Batang Anai Dorong Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Warga
PADANG PARIAMAN — Gemercik air yang mengalir lancar di sepanjang pematang sawah bukan sekadar pemandangan pedesaan, melainkan urat nadi kehidupan bagi ribuan petani di Kabupaten Padang Pariaman. Memperkuat fondasi ketahanan pangan serta memastikan pasokan air melimpah sepanjang musim, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang merealisasikan Pembangunan Jaringan Irigasi Sekunder Daerah Irigasi (DI) Batang Anai.
Proyek strategis bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini menelan investasi sebesar Rp 9,58 miliar. Dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Arfan Nafisha Pratama dan didampingi konsultan supervisi PT. Pilar Nawa Seta (KSO) CV. Boarta Lestari Consultant, pengerjaan fisik jaringan irigasi sekunder ini ditargetkan tuntas dalam waktu 252 hari kalender sejak dikontrakkan pada 24 April 2026 lalu.
Keberadaan Daerah Irigasi Batang Anai selama ini menjadi tumpuan bagi ribuan hektar lahan pertanian produktif di kawasan Padang Pariaman. Peningkatan kapasitas jaringan sekunder ini dirancang untuk mendistribusikan air secara presisi, merata, dan terstruktur dari bendung utama langsung menuju saluran-saluran tersier di persawahan warga.
Langkah ini menjadi jawaban konkret atas tantangan banjir musiman maupun ancaman kekeringan saat kemarau panjang yang sering kali memicu risiko gagal panen. Dengan tata kelola air yang lebih baik, para petani kini memiliki kepastian pola tanam yang optimal, memungkinkan frekuensi panen meningkat dari yang sebelumnya terbatas menjadi lebih produktif sepanjang tahun.
Dampak positif dari pembangunan ini tidak hanya dirasakan di ranah teknis keairan, tetapi langsung menyentuh perekonomian masyarakat lokal. Air yang mengalir lancar menjadi jaminan bagi kedaulatan pangan daerah sekaligus menopang kesejahteraan keluarga petani.
Upaya BWS Sumatera V Padang dalam memodernisasi infrastruktur keairan di bumi Syekh Burhanuddin ini mencerminkan komitmen nyata pemerintah pusat dalam menyokong swasembada pangan nasional dari tingkat nagari. Melalui jaringan irigasi sekunder yang kokoh dan tertata rapi, harapan baru terus mengalir subur di hamparan sawah Padang Pariaman, membawa senyum optimisme bagi para petani menatap masa depan.(SRP)
