Perkuat Pelayanan Kritis dan Jejaring Rujukan, RS M. Djamil Perluas ICU dan Jalin Kemitraan Strategis dengan RSUD dr. Sadikin Pariaman
PADANG — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang terus memperkokoh komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kritis sekaligus memperluas jejaring rujukan medis di wilayah Sumatera Barat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pengoperasian fasilitas Intensive Care Unit (ICU) baru berstandar tinggi, yang dirangkai dengan penandatanganan kerja sama strategis bersama RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman pada Rabu (26/8/2026).
Kunjungan kerja Direktur RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman, dr. Anung Respati, MKM, beserta jajaran manajemennya ke RS M. Djamil menjadi momentum krusial dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antar-fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) di daerah. Rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, bersama jajaran direksi.
Fasilitas ICU Baru: Perkuat Kapasitas Perawatan Intensif
Dalam agenda peninjauan lapangan, rombongan RSUD dr. Sadikin diajak melihat langsung keberadaan fasilitas ICU baru RS M. Djamil yang terletak strategis di Lantai 2 Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), tepat berdampingan dengan ruangan Unit Kemoterapi.
Fasilitas ICU anyar ini memiliki total kapasitas 12 tempat tidur, di mana enam tempat tidur di antaranya ditempatkan dalam kubikel khusus yang dirancang untuk mendukung tata laksana pasien dengan kondisi kritis secara lebih fokus, aman, dan optimal. Kehadiran ruang intensif ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas respons darurat medis RS M. Djamil melalui dukungan sarana, prasarana modern, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang terampil.
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, menegaskan bahwa pengembangan sarana fisik ini merupakan bagian integral dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan penanganan pasien kritis yang cepat dan bermutu.
"ICU ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan rumah sakit. Dengan adanya fasilitas baru ini, kita ingin memastikan pasien yang membutuhkan perawatan intensif mendapatkan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas dengan dukungan fasilitas yang semakin baik," ujar Dr. dr. Dovy Djanas.
Kolaborasi Strategis dan Transfer Pengetahuan
Lebih jauh, Dr. Dovy menjelaskan bahwa penguatan mutu rumah sakit tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan harus dibersamai dengan penguatan kompetensi SDM serta penjalinan kolaborasi antarfaskes.
Puncak dari kunjungan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara RS M. Djamil dan RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman yang berfokus pada pemanfaatan alat kesehatan serta pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan.
Prosesi penandatanganan ini turut disaksikan oleh jajaran direksi RS M. Djamil, antara lain:
Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K) (Direktur Medik dan Keperawatan)
drg. Ade Palupi Muchtar, MARS (Direktur Layanan Operasional)
dr. Maliana, M.Kes (Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian)
Luhur Joko Prasetyo (Direktur Perencanaan dan Keuangan)
Sebagai rumah sakit rujukan utama regional, RS M. Djamil tidak hanya mengemban tugas penanganan medis tingkat lanjut, tetapi juga bertanggung jawab memacu penguatan kapasitas rumah sakit daerah melalui transfer of knowledge.
"Kita berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas pemanfaatan alat, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia. Ada transfer knowledge, peningkatan kompetensi, dan penguatan jejaring sehingga pelayanan kesehatan di daerah juga semakin baik," tambah Dr. Dovy.
Ia juga mendorong agar RSUD dr. Sadikin dapat mengembangkan satu layanan unggulan (center of excellence) khas daerah. Dengan demikian, masyarakat di Kota Pariaman dan sekitarnya dapat mengakses layanan spesialis tertentu secara lebih dekat tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit tingkat lanjut di pusat kota.
Apresiasi dan Komitmen RSUD dr. Sadikin Pariaman
Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman, dr. Anung Respati, MKM, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keterbukaan dan dukungan dari RS M. Djamil.
"Kami mengapresiasi RS M. Djamil yang telah menerima kami. Banyak hal yang bisa kami lihat dan pelajari, terutama terkait pengembangan fasilitas ICU, pemanfaatan alat, serta pengelolaan sumber daya manusia," ungkap dr. Anung.
dr. Anung optimistis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata bagi akselerasi mutu pelayanan di RSUD dr. Sadikin, sekaligus mewujudkan pemerataan akses kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Pariaman.
"Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua rumah sakit. Kami ingin mengembangkan pelayanan di RSUD dr. Sadikin sehingga masyarakat Pariaman mendapatkan pelayanan yang semakin lengkap, berkualitas, dan tidak harus selalu dirujuk ke luar daerah," pungkasnya.(SRP)
