Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RS M. Djamil dan RS Mata Cicendo Perkuat Pengampuan Pelayanan Mata



Padang - RS M. Djamil terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui pengembangan jejaring rumah sakit dan pengampuan layanan spesialistik di Sumatera Barat. Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RS Mata Cicendo Bandung dalam rangka penguatan pelayanan mata di wilayah Sumatera Barat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 3 RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi, pada Jumat (14/8). Kerja sama ini berkaitan dengan Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan Mata bersama sejumlah rumah sakit lainnya di wilayah Sumatera Barat.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), turut hadir dalam kegiatan penandatanganan tersebut. Kehadiran RSUP Dr. M. Djamil menjadi bagian dari komitmen rumah sakit Kementerian Kesehatan tersebut dalam memperkuat kolaborasi lintas rumah sakit untuk mendukung pemerataan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan mata di daerah.

Usai kegiatan, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman menyampaikan penguatan jejaring pengampuan merupakan langkah penting untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang saling terhubung. Kerja sama ini tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi harus diterjemahkan menjadi kolaborasi nyata yang memberikan dampak terhadap peningkatan kemampuan rumah sakit dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memperkuat jejaring pelayanan mata di Sumatera Barat. Dengan adanya kolaborasi antara rumah sakit pengampu dan rumah sakit jejaring, diharapkan kemampuan pelayanan dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan yang semakin baik,” ujar Dr. Bestari.

Ia menambahkan, keberadaan jejaring pengampuan juga membuka ruang yang lebih luas bagi rumah sakit untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia. Dengan kolaborasi yang terarah, peningkatan kualitas pelayanan diharapkan tidak hanya terpusat pada rumah sakit tertentu, tetapi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat di berbagai daerah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rumah sakit dapat saling menguatkan, baik dalam peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan layanan maupun koordinasi pelayanan, sehingga pasien mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan standar yang diharapkan,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Aklima, MPH, serta Direktur Utama RS Mata Cicendo Bandung Dr. dr. Antonia Kartika, Sp.M(K), M.Kes dan sejumlah direktur rumah sakit di wilayah Sumbar.

Pengembangan jejaring pengampuan pelayanan mata diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan mata yang berkualitas. Melalui jejaring tersebut, rumah sakit dapat memperoleh dukungan dalam pengembangan kapasitas pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi dalam penanganan pasien sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing fasilitas kesehatan.

Dr. Bestari berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial penandatanganan. Menurutnya, keberhasilan jejaring pengampuan sangat ditentukan oleh kesinambungan komunikasi, koordinasi, serta komitmen seluruh pihak yang terlibat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Setelah penandatanganan ini, yang lebih penting adalah implementasinya di lapangan. Kita ingin jejaring yang dibangun benar-benar mampu memperkuat pelayanan dan pada akhirnya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumatera Barat,” ungkapnya.(*)