Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BPJN Sumbar Genjot Preservasi Jalan Sei Dareh–Koto Baru sepanjang 19,35 Km, Waktu Tempuh Makin Optimal dan Aman


 BPJN Sumbar Genjot Preservasi Jalan Sei Dareh–Junction sepanjang 19,35 Km, Waktu Tempuh Makin Optimal dan Aman

SUMATERA BARAT – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus berkomitmen meningkatkan keandalan infrastruktur jalan nasional di wilayah Ranah Minang. Saat ini, BPJN Sumbar tengah merampungkan proyek Pekerjaan Preservasi Jalan lintas Sei Dareh–Junction (Koto Baru) dengan total panjang penanganan mencapai 19,35 kilometer. 

Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kemantapan jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan laik fungsi bagi masyarakat. Selain meningkatkan keselamatan berkendara, kelancaran ruas jalan ini diproyeksikan bakal memangkas waktu tempuh serta memperlancar arus distribusi barang dan jasa antarwilayah.  

Guna memastikan penanganan yang presisi, proyek preservasi ini mencakup tiga skema pekerjaan teknis yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan di setiap segmen:  

Rehabilitasi Minor (2,10 km): Diterapkan untuk perbaikan dan penanganan kerusakan jaringan jalan tingkat ringan. 

Rehabilitasi Mayor (11,80 km): Difokuskan untuk memperbaiki kerusakan yang lebih signifikan guna mengembalikan performa perkerasan jalan.  

Rekonstruksi Jalan (5,45 km): Penanganan struktur secara menyeluruh pada segmen jalan yang memerlukan perbaikan mendasar.   

Melalui penanganan terpadu ini, infrastruktur jalan nasional diharapkan mampu menopang konektivitas dan mendukung pertumbuhan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.   

Apresiasi dari Masyarakat

Proyek perbaikan jalan ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Robi (42), salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi pekerjaan, mengutarakan rasa syukurnya saat menyaksikan para pekerja dan alat berat beraktivitas di lapangan.

"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi pengerjaan jalan ini. Dulu di beberapa titik sering ada lubang yang cukup membahayakan, apalagi saat hujan deras. Sekarang dengan adanya pengerjaan dari BPJN Sumbar, jalan jadi jauh lebih halus dan lebar. Aktivitas sehari-hari dan pengangkutan hasil bumi warga jadi makin lancar dan merasa aman," ungkap Robi.

Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Selama proses pengerjaan berlangsung, BPJN Sumatera Barat juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan manajemen lalu lintas. Para pengguna jalan yang melintasi area proyek diimbau untuk senantiasa berhati-hati, mengurangi kecepatan, mematuhi petunjuk rambu keselamatan, serta mengikuti arahan petugas teknis di lapangan. 

Dengan tuntasnya pekerjaan preservasi ruas Sei Dareh–Junction (Koto Baru) ini, aksesibilitas transportasi di Sumatera Barat diharapkan semakin mantap dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan masyarakat. (SRP)