Dari Lingkar Istana hingga Lemdiklat: Rekam Jejak Strategis Brigjen Pol. Singgamata
Brigadir Jenderal Polisi Dr. Singgamata, S.I.K., M.H
Di Antara Seragam dan Pengabdian: Rekam Jejak Brigjen Pol. Singgamata
“Pangkat dan jabatan pada akhirnya adalah serangkaian dinamika penugasan, namun jejak integritas dan kebermanfaatan bagi masyarakat adalah wujud pengabdian yang abadi.”
Dalam helah napas perjalanan karier seorang prajurit Bhayangkara, rotasi tempat bertugas bukanlah sekadar perpindahan garis peta administratif. Bagi Brigadir Jenderal Polisi Dr. Singgamata, S.I.K., M.H., setiap langkah dalam perjalanan dinas adalah ruang untuk mengukir karya, mendedikasikan keahlian, dan merajut kedekatan bersama masyarakat.
Lahir di tanah Minangkabau di bawah keteduhan nagari Palupuh, Kabupaten Agam karakter keteguhan dan kesantunan mengakar kuat dalam perjalanan hidup alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 ini. Memulai pengabdian panjang dari ranah Lalu Lintas (Lantas), keahlian teknis dan kepekaan sosialnya senantiasa menuntun tiap penugasan yang diembannya.
Dari riak kepemimpinan di tingkat kewilayahan saat memimpin Polres Lumajang dan Polres Malang Kota, hingga ketelitian tinggi saat dipercaya mendampingi lingkar lingkaran kepemimpinan negara sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden RI ke-6, beliau menunjukkan konsistensi seorang perwira yang matang. Tak berhenti di situ, ruang edukasi dan pembentukan karakter kepemimpinan pun dirambahnya kala mengemban tugas sebagai Kasat Manggala IPDN hingga Dirprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri.
Kini, amanah baru membentang di Tanah Lada, saat kepercayaan untuk mendampingi kepemimpinan Kepolisian Daerah Lampung bertengger di pundaknya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung.
Mengalir dalam Edukasi, Teguh dalam Tugas
Rekam jejak akademik bergelar Doktor yang disandangnya tidak sekadar menjadi deretan huruf di belakang nama, melainkan cerminan dari pola pikir adaptif dan modern dalam merespons tantangan zaman. Pendekatan kepolisian yang humanis, terukur, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat senantiasa mewarnai gaya kepemimpinannya.
Di setiap pengabdian yang ditautkan, ada narasi tentang dedikasi yang tak pernah padam—tentang bagaimana seorang perwira tinggi kepolisian menjaga marwah institusi sembari tetap membumi di tengah masyarakat. Perjalanan ini bukanlah akhir, melainkan babak baru untuk terus menebar kebermanfaatan di bumi Sang Bumi Ruwa Jurai.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
